Pengaruh Kemandirian Belajar terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel

Authors

  • Kornelia Samangun Universitas Pattimura
  • Hanisa Tamalene Universitas Pattimura
  • Darma Andreas Ngilawajan Universitas Pattimura

Keywords:

kemampuan berpikir kritis, kemandirian belajar, sistem persamaan linear dua variabel

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemandirian belajar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linier sederhana. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Ambon tahun ajaran 2024/2025 sebanyak 213 siswa, dengan sampel sebanyak 25 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket kemandirian belajar dan tes kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar berada pada kategori tinggi (64%), cukup (32%), dan sangat rendah (4%). Sementara itu, kemampuan berpikir kritis siswa berada pada kategori sangat tinggi (8%), tinggi (24%), sedang (28%), rendah (20%), dan sangat rendah (20%). Hasil analisis regresi menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara kemandirian belajar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,698 menunjukkan bahwa kemandirian belajar memberikan kontribusi sebesar 69,8% terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.

Downloads

Published

2026-04-04

How to Cite

Samangun, K., Tamalene, H., & Ngilawajan, D. A. (2026). Pengaruh Kemandirian Belajar terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel . Baileo: Kumpulan Artikel Matematika, 3(1), 07–14. Retrieved from https://indoms-maluku.org/ojs/index.php/baileo/article/view/66